KONAWE SELATAN, SultrakuViral.Com — Ratusan siswa-siswi SMA Negeri 10 Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, diduga mengalami keracunan makanan yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (14/10/2026).
Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran setelah sejumlah siswa mengalami gangguan kesehatan dan harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Mowila, Kabupaten Konawe Selatan.
Berdasarkan foto yang diterima redaksi, sejumlah siswa terlihat terbaring dan mendapatkan perawatan menggunakan infus serta peralatan medis. Kondisi tersebut menggambarkan situasi penanganan pasien yang cukup padat, sementara petugas kesehatan berupaya memberikan pelayanan kepada para siswa yang membutuhkan pertolongan.
Informasi awal menyebutkan, jumlah siswa yang diduga terdampak mencapai ratusan orang. Namun, angka pasti siswa yang mengalami gangguan kesehatan maupun yang harus menjalani perawatan masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.
Dugaan Keracunan MBG Jadi Sorotan
Dugaan kejadian ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menyasar peserta didik.
Jika dugaan tersebut berkaitan dengan makanan MBG, pemeriksaan menyeluruh perlu segera dilakukan untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.
Pemeriksaan sampel makanan, penelusuran proses pengolahan, serta evaluasi penyimpanan dan pendistribusian makanan menjadi langkah penting untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat informasi terverifikasi yang memastikan bahwa makanan MBG merupakan penyebab gangguan kesehatan tersebut.
Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui dinas terkait bersama tenaga kesehatan diharapkan segera melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap seluruh siswa yang terdampak.
Selain memastikan kondisi para siswa, investigasi juga diperlukan untuk mengetahui kronologi kejadian, sumber makanan yang dikonsumsi, serta kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan gangguan kesehatan secara bersamaan.
Keselamatan para siswa harus menjadi prioritas utama. Apabila ditemukan adanya masalah dalam penyediaan makanan, evaluasi terhadap pihak penyelenggara perlu dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.
Redaksi SultrakuViral.Com masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak SMA Negeri 10 Konawe Selatan, Puskesmas Mowila, Dinas Kesehatan, serta pihak pengelola program MBG mengenai jumlah siswa yang terdampak, kondisi terkini para pasien, dan penyebab kejadian tersebut.
Catatan: Penyebab kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.













