Iklan Assyifa Teknologi Nusantara
Iklan Assyifa Teknologi Nusantara

Coffee Morning Pemkot Kendari dan Forkopimda Bahas Kabut Asap, Pembelajaran Daring hingga Pengawasan BBM

banner 120x600

KENDARI, SultrakuViral.Com — Pemerintah Kota Kendari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi terkait menggelar agenda Coffee Morning, Jumat (16/10/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari antisipasi dampak kabut asap, kebijakan pembelajaran daring bagi siswa sekolah, hingga pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Kendari.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kendari, Hj. Dr. Siska Karina Imran, S.KM., menyampaikan bahwa pemerintah kota telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan pembelajaran secara daring sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang melanda daerah tetangga.

Kebijakan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat potensi kabut asap dapat memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Pembelajaran daring dijadwalkan berlangsung mulai 16 hingga 23 Oktober 2026. Selama periode tersebut, siswa diharapkan tetap mengikuti kegiatan belajar sesuai arahan sekolah masing-masing.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap peserta didik sembari menunggu perkembangan kondisi lingkungan dan kebijakan lebih lanjut dari pemerintah Yang disampaikan Wakil walikota Kendari Bapak Sudirman bahwa

Pengawasan BBM di SPBU Jadi Perhatian

Selain membahas persoalan kabut asap dan kebijakan pendidikan, agenda Coffee Morning tersebut juga menyoroti pengawasan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Kendari.

Pengawasan distribusi BBM menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, ketersediaan bahan bakar tetap terjaga, serta penyalurannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Koordinasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat pengawasan di lapangan, termasuk mengantisipasi potensi penyimpangan dalam penyaluran BBM yang dapat merugikan masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, sinergi antarlembaga diharapkan semakin kuat dalam merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Kota Kendari.

Pemerintah juga diharapkan terus menyampaikan informasi resmi mengenai perkembangan kondisi kabut asap, pelaksanaan pembelajaran daring, serta langkah-langkah pengawasan BBM agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat.

SultrakuViral.Com akan terus mengikuti perkembangan kebijakan Pemerintah Kota Kendari terkait persoalan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link