KENDARI, SultrakuViral.Com — Teguran dengan nada keras diduga berujung petaka. Seorang warga berinisial AB menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang di Jalan Tobimeita, Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (9/9/2026) dan mengakibatkan korban mengalami luka serius pada bagian tangan setelah diduga terkena sabetan parang.
Luka yang dialami AB disebut cukup parah hingga membuat tangannya nyaris putus. Dalam kondisi terluka, korban masih sempat bangkit dan berlari meninggalkan lokasi kejadian demi menyelamatkan diri.
Berawal dari Teguran
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula ketika korban menegur pria berinisial BE dengan nada yang cukup keras.
Teguran tersebut diduga membuat BE tersinggung. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi penganiayaan yang diduga dilakukan menggunakan senjata tajam.
Korban yang terkena sabetan parang langsung berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menjauh dari lokasi.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga sekitar, terlebih luka yang dialami korban cukup serius.
Hingga berita ini diterbitkan, kronologi lengkap dan motif kejadian masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak kepolisian. Termasuk mengenai status hukum BE serta perkembangan penanganan perkara tersebut.
SultrakuViral.Com — Tajam Mengungkap Fakta, Berimbang Memberitakan.













